Disini saya belajar mendokumentasikan perjalanan dalam bentuk jurnal. Silakan dibaca. Bila perlu dikomentasi.
Saya juga punya akun Instagram silakan follow kalo berkenan link nya ini : https://www.instagram.com/ngantuk_motion/

:)
Trimakasih atas waktunya...

Aug 28, 2012

Jalur Bambangan Tahun Ini

Libur lebaran mungkin sudah usai, sebagian besar sudah mulai bergelut dengan aktifitas seperti biasa. Yang ngantor ya mulai masuk kantor lagi. Yang berdagang ya mulai membuka lapak dagangannya lagi. Yap, tidak mau kalah, akupun demikian. Aku mulai aktifitas seperti biasa. Menuntut ilmu pada universitas kehidupan. Yang tidak terbatas oleh jenjang pendidikan dan tidak mengaharap gelar apapun selain dapat merah ridha Illahi. Amiin.







 


Mengantar.
 
Kesempatan liburan kemarin Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi Pos Pendakian Gunung slamet jalur bambangan. Lebih tepatnya mengantar para pendaki dari BSI Jakarta yang ingin mendaki di gunung Slamet. Sudah beberapa kali saya mengantar pendaki dari jalur bambangan. Melewati Purbalingga. Kali ini tamu dari BSI Jakarta berjumlah 4 orang. Tidak terlalu banyak, dan saya lupa nama-nama dari mereka. Yang jelas 3 cowo 1 cewe.
Bertepatan dengan lebaran jelas jalanan ramai dengan pemudik yang mulai kembali ke tanah rantau mereka. Dan seperti tidak ingin kalah, keramaian para pendaki saat itu pun dapat terlihat jelas. Terlihat dengan semakin banyaknya kendaraan roda 4 yang menawarkan jasa angkutan dari pertigaan pemberhentian Bus ke Bascamp bambangan. Memang jarak nya cukup jauh kalo harus di tempuh dengan jalan kaki. Dan lebih banyak pedagang makanan di sekitar pertigaan tersebut. 

Ini angkutan yang ngangkut ke base camp bambangan, mbayar Sob kagak gratis.."
angkut-angkit, cariel nya di angkut pak..
Ini Pak, masih banyak yg harus di angkut..
Kalo kekurangan bekal, di Pos pangkalan Ojek juga ada warung. tinggal beli ajah sono..
Rombongan pendaki dari bandung Euy..!! 
Jalan menuju base camp bambangan.. Lets Go..!
Masjin depan Base camp Bambangan.

Masih dalam musim kemarau membuat suhu terasa lebih panas. Buat aku sendiri musim panas ini membuat udara terasa lebih berdebu dan mengharuskan memakai masker penutup bokong hidung kalau tidak ingin menghirup udara yang berdebu. 

Menjemput.
 
Kemarin (minggu, 26 Agustus 2012) pagi Alhamdulillah saya berkesempatan untuk menjemput (kembali) orang2 yang naik gunung Slamet lewat jalur Bambangan. Pagi hari sekitar jam 9an saya di sms sama pak Ari (bukan nama sebenarnya) untuk dimintai tolong menjemput anak2 yang naik. Saya mengiyakan sanggup.
Kebetulan hari minggu dan masih dalam suasana syawal, di jalan menuju bambangan jalanan di sekitar Pabuaran rame sangat. Ada apa gerangan? Ternyata warga setempat sedang mengadakan arak-arakan acara Grebek syawal. Tapi sayang saya tidak mengambil gambar karena begitu padatnya jalanan. Kemacetan sedikit melanda. Wah mungkin baru pertama kalinya saya melihat acara arak-arakan grebek syawal, kebanyakan peserta arak-arakan adalah ibu-ibu dan bapak-bapak. Di iringi dengan musik rebana, Ibu-ibu berjoget gak karuan, lebih mirip tarian ayan.hehehe.. (maaf ya Ibu-ibu, maaf lahir batin).

Hari begitu cerah saat itu, warna biru membentang di atas menutupi langit dan menaungi arakan awan yang berwarna putih. Aku berangkat dengan pak Ari ( bukan nama sebenarnya) dan  mas Jipong( bukan nama sebenarnya juga). Mengendarai sepeda motor. Seperti yang sudah saya ketahui jalan untuk menuju ke base camp bambangan itu begitu menanjak. Dan yang pastinya bikin motor saya ( Revo keluaran pertama ) berjalan layaknya keong racun (lambat sekali). Untung lah kali ini saya mbonceng Pak Ari ( bukan nama sebenarnya) dan motor pak Ari (bukan nama sebenarnya) sukses menjadi keong racun. Alhamdulillah motor saya di pake mas Aji, saya jelaskan mas Aji itu punya tubuh yang lumayan besar dan biasa di bandingkan dengan berat 2 atau 3 kali saya. Jadi saya rasa tidak perlu menambah beban untuk motor saya. Biarlah Mas Aji bermotoran dengan riang gembira tanpa seorang yang memboncengnya.
Saya singkat cerita, kami tiba di base camp bambangan, Alhamdulillah sehat semua. Dan berita tentang kebakaran di gunung slamet menyambut kami ( Aku, Pak Ari dan  Mas Aji/ jipong). Langsung saja saya Tanya ke narasumber yang habis mendaki. Yaitu orang BSI dari Jakarta yang saya lupa siapa namanya. Katanya kebakaran terjadi pada Pos 5 pada jam 2 pagi. Dan factor terjadinya kebakaran itu kabarnya bersumber dari bekas perapian yang di tinggalkan pendaki yang gagal untuk di padamkan. Wah ini menjadi pembelajaran untuk para pendaki supaya lebih cermat dan hati-hati dalam meninggalkan perapian.

 
Gunung slamet

Terlihat titik apinya?
Gunung Slamet Kebakaran
Mobil dan Gunung(Mobil Gunung)
Ini Pak Ari ama Mas Aji(pong)
menanjak
menanjak 2
Base camp
Pak Ari gagah ya..? :p

Ini ada sedikit video perjalanan yg saya rekam


Saya sudahi dahulu catatan yang sangat menarik ini. Senang bisa berbagi cerita dengan kalian semua para penikmat, pembaca setia, pengunjung setia dan para fans yang beriman blog ini ( http://catatancumplung.blogspot.com). Kunjungi terus blog ini karena saya akan menulis catatan menarik lainnya di blog ini. Tetap semangat dan Keep Blogging..!!!!

No comments:

Post a Comment

Know us

Our Team

Tags

Video of the Day

Contact us

Name

Email *

Message *