Disini saya belajar mendokumentasikan perjalanan dalam bentuk jurnal. Silakan dibaca. Bila perlu dikomentasi.
Saya juga punya akun Instagram silakan follow kalo berkenan link nya ini : https://www.instagram.com/ngantuk_motion/

:)
Trimakasih atas waktunya...

Feb 25, 2015

Perjalanan ke Curug Lumpang ( Maaf, Aku telat...)

Bismillahirahmanirrahim... 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Rabu Kemarin aku pergi ke Curug Lumpang, iya nama yang begitu eksotis untuk tempat yang disebut curug, Lumpang Seperti namanya apakah berbentuk melumpang? (apa pula itu?) memang, bentuk dasarnya tempat air berkumpul membentuk lingkaran, ya mirip lumpang itulah. (susah amat.red)Kalo kamu penasaran seperti apa curug lumpang itu, baca terus postingan kali ini :)


Curug lumpang berada di lereng Slamet wilayah Barat. Tepatnya, di daerah perbatasan Dusun Gununganyar, Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen dengan Kabupaten Brebes. ini jadi seperti melintasi 2 wilayah. ya iyalah.

Tidak seperti biasanya kami berkumpul pada tempat yang telah disepakati sebelumnya, kali ini saya harus menyusul rekan-rekan yang telah lebih dulu berangkat. ya ini adalah kesalahan ku yang bangun kesiangan atau tepatnya saya mengalami dilema yang begitu mendalam karena harus memilih antara berangkat berkelana mencari kitab suci kecurug atau nonton Kinal dan haruka di acara Dasyat yang sebenaranya acara yang enggak banget untuk sejenis acara musik (setuju?.red). Dengan  gugup tetapi tetap sigap pagi itu aku menyiapkan semua yang harus aku bawa. Sialnya malam itu aku lupa mengisi batrai HP ku, jadi dengan batrai berisi 30% petualangan kali ini aku abadikan. manajeman ketat harus aku pakai.

Sudah aku duga, bbm dari mas tatang meloncat-loncat ketika aku nyalakan HP ku, ya, aku telat dan mereka sudah sampai di pekuncen. cukup tertinggal jauh, tapi aku tidak akan menyerah dengan jarak yang memisahkan kita.(#ciee kita.red) akhirnya dengan penuh semangat aku tarik gas pol motor yang aku tunggangi. dan kami bertemu di tugu slamat datang. hahaha.. singkat banget ya, padahal dalam prosese menunggu kedatangan ku memakan waktu yg tidak sedikit.hehe sumimasen..(maaf.red)Lalu kami melanjutkan perjalanan bersama...


Tugu tempat mereka menunggu kedatangan ku. (Gomen nasai...)
Tidak cukup jauh, setengah perjalanan kami. akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Adalah rumah saudara Rusdiyono tempat pemberhentian kami, motor kami parkir dengan rapih didepan sebuah masjid dekat rumah Rusdiyono yang berdiri kokoh karena dalam pembangunannya dduga menggunakan semen cap tiga sikil (haha..). dan ternyata Bro Rusdi (begitu seterusnya aku tulis.red) sudah menuju terlebih dahulu ke curug. Tapi kami telah di tunggu oleh dua orang suruhan (suruhan..??) mm..saudara dari Bro Rusdi yang siap mengantar kami. mereka adalah Ricky dan Udin. Mereka adalah Tour Guide kami kali ini. (#cie...).



Langsung kami melangkahkan kaki kejalan yang ditunjuk oleh Ricky. Dengan tidak lupa melakukan pemanansan terlebih dahulu. gerakan alakadarnya hasil dokrin waktu TK pun kami lakukan dengan lincah waktu itu. Apalagi mas Tatang, ia begitu semangat melakukan pemanasan karena tidak ingin kakinya pegal-pegal lagi.(aku juga sih.red).

Beberapa menit kami melintasi rumah warga, kami langsung masuk ke kebun warga yang begitu rimbun ditumbuhi pepohonan yang menghijau.Warga yang begitu ramah kala berpaspasan adalah hal yang begitu menyenangkan tanda kami ditrima dengan baik. udara yang sejuk sudah pasti masuk dan memenuhi paru-paru ini. ah.. semua begitu menyenangkan.

Dalam perjalanan kami sempat melintasi kebun kakao, tanaman bahan baku untuk membuat coklat ini cukup banyak kami jumpai dalam perjalan. kami sempat mencicipi buah kakao ini pada saat balik dari curug, rasanya manis-manis asam.Ya.. kurang lebih bentuk isi buahnya kaya manggis.


Buah Kakao yang menggantung di pohon kakao
Mencicipi buah kakao
Sebenarnya untuk perjalanana kali ini tujuan bukan yang utama, tapi perjalanan nya lah yang membuat aku pribadi sangat menikmatinya. Sedikit berbeda dengan perjalanan ke curug yang sudah pernah aku datangi, jalur menuju curug lumpang ini benar2 harus dibuka terlebih dahulu. Beruntung Bro Rusdy sudah didepan kami dan sudah membukakan jalan setapak yang sudah tertutup. 

Di satu sesi perjalanan kami melewati hutan bambu, kami melewati cerukan tanah setinggi 
-+ 2 meteran yang membelah tanah. Udara lembab dan dingin sangat terasa disini. Aku pikir disini hawa mistis disini sangat terasa. ah..terlepas dari itu, ini keren sekali.


Saat melewati hutan bambu
Harus hati-hati saat lewat disini biar tidak jatuh terpeleset
Hutan Bambu

Setelah beberapa lama menelusuri hutan Mambu (pring.red) hampir sinar matahari tidak kami lihat,akhirnya kami menemukan secercah cahaya didepan sana. ya didepan perjalanan kami tampak warna hijau luas, tidak lain dan tidak bukan adalah sawah


Batas terakhir hutan Bambu.
Sawah hijau yang luas telah menanti kami

Kami berhenti sejenak di tepian sawah, sambil mengumpulkan energi dan tentu saja ngempos dulu. mengatur ritme nafas yang mulai terengah-engah. Didepan kami disuguhi pemandangan yang membuat kami berucap syukur atas nikmat yang Allah berikan.


Istirahat sejenak ditepian sawah
Hamparan sawah telah menanti kami
Panorama sawah
Kembali kami meneruskan perjalan menyusuri pematang sawah. Begitu riang kaki kami melangkah. Dalam tawa dan canda yang tertuang. kami lalui pematang demi pematang, sampai kami terjebak oleh pematang sawah yang masih basah. karena memang baru dibuat, akhirnya kami mencari pematang yang lain.

Di ujung jalan kami disuguhi trakingan yang mulai menanjak dan berbatu, jalan yang setapak yang mulai remang tak jelas mulai membayangi batin kita masing. Kanan kiri disetiap perjalan hanya sesak tumbuhi semak belukar. Sebenarnya ada beberapa pohon cengkeh dan kopi yang kami temui. Mungkin sengaja ditanam oleh warga sekitar, cuman ya kurang dirawat jadi terkesan terbengkalai.


Bunga diantara semak belukar
Beberapa kali kami harus "ngaso" untuk sekedar ngatur nafas yang terengah-engah. Beruntung aku sebelum berangkat menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu, jadi ya capeknya nggak terlalu.:)


Ngaso kang??? Haha
Dalam perjalanan kami melewati batas wilayah Banyumas dan Brebes, patoknya di sebelah kanan jalan setapak yang kami lalui.


Tanda batas wilayah
patok di tengah rimbun semak belukar
Tulisan di patok
Ditengah perjalanan yang begitu panas namun begitu saya nikmati. kami menemukan sebuat spot pemandangan yang cukup bagus. Sambil ngaso lagi, kami sempatkan untuk mengabadikan dengan kamera ponsel kami masing-masing. 


Sungainya keliatan bukan?
Istirahat sambil menikmati pemandangan
Mengabadikan pemadangan yang dijumpai diperjalanan
Semakin dekat deangan sumber air (curug.red) kami disuguhi dengan medan berbatu, eh.. bukan ding. Kami disuguhi dengan lebatnya pohon kopi. ya kaya digambar dibawah ini Bro.


Pohon kopi
Ada pohon unik yang aku jumpai di perjalanan kali ini, dan aku baru liat. Tapi sayangnya pohon yang aku temui ini sudah mati. warnanya sudah coklat dan bentuknya bundar dengan tangkai memanjang. Entah pohon apa.


Pohon apakah ini ?
Dan akhirnya, setelah perjalanan yang tergopoh-gopoh dan medan yang berat kami lalui, curug Lumpang pun kami temui di ujung jalan.


Curug Lumpang

Berikut dokumen kami yang sedikit narsis di curug lumpang waktu itu.


Airnya sejuk menyegarkan kaki. :D
View dari atas curug ke bawah
Bentuk lumpang yang mendasari nama curug Lumpang


Curug Lumpang dan Mas Tatang sebagai pemanis foto. :D
Aliran air yang begitu Curug

Kang Imam dengan latar belakang curug Lumpang
Kang Amin setelah sekian lama mendambakan kesegaran air curug


Loncatan paling epik yang pernah ada :D

Tepat jam 12 siang (kalo nggak salah.red) kami ngaso setelah puas bermain air di curug Lumpang. Perbekalan yang kami bawa kami buka dan kami makan dipinggiran curug. sungguh nikmat yang tiada terkira. Di sini aku mau mengucapkan terimakasih kepada mas Tatang yang telah begitu baik menyiap dan mbawakan bekal untuk kami setiap pergi memburu curug. Terimakasih dari hati yang begitu mendalam. kalo dalam bahasa jepun nya " Arigato gozaimasu"(membungkuk.red)


Makan siang di pinggir curug Lumpang
Asah-asah di curug Lumpang
Tumbuhan disekitar curug lumpang
Tumbuhan disekir curug Lumpang 2
Sekian beberapa catatan tentang poerjalanan ku ke curug Lumpang, mudah-mudahan catatan ini bermanfaat bagi bangsa dan negara. (semoga.red) hahaha  Oke aku akhiri postingan ini dengan photo selfie bersama. 1..2..3..


Selfie paling epic Mas Bro. :D
Sekian. Keep Blogging...!!!

4 comments:

  1. Mantab bro, runut, detail, ditegaskan dengan foto. Ayo menulisssss.. Semangat. Aku dianterin ke situ lagi lah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha.. nulise nyicil dadi ya mandan kena kabeh.hehe

      Delete
  2. salam olahraga, mari bersepeda...?? hehehee

    ReplyDelete

Know us

Our Team

Tags

Video of the Day

Contact us

Name

Email *

Message *