Disini saya belajar mendokumentasikan perjalanan dalam bentuk jurnal. Silakan dibaca. Bila perlu dikomentasi.
Saya juga punya akun Instagram silakan follow kalo berkenan link nya ini : https://www.instagram.com/ngantuk_motion/

:)
Trimakasih atas waktunya...

Mar 12, 2015

Ceburan di kali Pelus

Bismillahirahmanirrahim... 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kembali lagi di catatan si cumplung yang awesome ini.Hehe. kali ini aku akan bercerita tentang blusukan sabtu kemarin. Tentu masih dengan partner yang sama (Mas Tatang.red). Tentu kita tidak berdua saja karena masih ada mas Uje, Mas Wahyu dan Mas Hamdani. Dan di tengah perjalanan nanti menyusul mas Djarwo akan ikut juga.

Sabtu kali ini kita nggak pergi ke curug,  tapi rencananya kita akan ceburan /mandi di kali pelus. Padahal rencana sebelum nya kita akan pergi ke Pekuncen lagi mencari curug yang masih perawan. Tapi rencana di batalkan (Yah..!!). Alam berkehendak lain, karena malam sabtunya hujan deras turun menghujani malam yang sepi :D
Demi keselamatan bersama. Maka Mas Tatang memutuskan untuk memending perjalanan ke pekuncen. InsyaAllah sabtu depan. (mudah-mudahan.red).


Oia, kali ini mas Untung yang biasanya ikut sabtu ini absen karena ada keperluan yang lebih penting. Tapi kita punya personil baru (ciee..personil, group band kali.red) sabtu, ya Mas Wahyu dan Mas Djarwo. Dan seperti biasa, aku sebagai orang yang paling telat datang ke tempat pertemuan. ya, tidak bermaksud membiasakan jam karet sih sebenarnya, tapi karena malamnya aku rada susah untuk tidur cepat. ya mungkin saking senangnya besok mau ceburan(mandi di sungai.red). Jadi ya, mata baru bisa benar-benar tertutup mepet2 mau sholat subuh gitu. #zzzzzzz......

Dan saya bersyukur teman-teman yang lain mempunyai kesabaran yang sangat luas. seluas tempat yang akan kita tuju. Jadi ya, mereka nungguin aku dengan penuh keunyuan. #hahaha.


Saat menunggu kedatanganku

Aku bersyukur(lagi.red) karena kali ini kita tidak naik motor untuk berangkatnya melainkan kita naik karpet terbang pinjem om aladin mobilnya Mas Hamdani. Hemat energi nih untuk dilokasi. okeh tepat jam sembilan lebih waktu yang ngaret akibat keterlambatan ku akhirnya kita berangkat bro. #tanjapgasputarstir #Go!!!


Kali ini naik mobil :)
Saat menjemput mas Djarwo

Mmm... sebenarnya jarak yang akan kita tempuh nggak jauh2 amat, ya masih di daerah baturaden saja. Sebenarnya kalo naik mobil kaya gini lebih cocok kalo mau ke curug nangga yang jarak nya lumayan jauh. sudah pada main belum ke curug nangga? kalo belum coba deh main kesana, keren loh. Tapi sebelum main ke curug nagga baca dulu postingan ku tentang curug nangga, biar lebih semangat niat kesananya.

Saaat diperjalanan

Setelah melewati jalanan besar, beberapa belokan, tanjakan yang menghadang berhasil kita taklukan dengan jurus duduk manis di dalam mobil, akhirnya kami sampai deh. (kerenkan?.red). Mobil di parkir di ujung jalan. tepat nya dibatas akhir dimana mobil bisa masuk(pinggiran sawah.red). Yup..!! mari kita mulai berjalan dia atas kaki kita masing-masing dari sini kawan. (jalan.red)


Sampai dilokasi

mobil terparkir rapi dan dipastikan aman oleh penduduk sini. Kita melakukan pemanasan kecil-kecilan sebelum berjalan. awalnya kita menyusuri selokan dengan air sejernih kaca. sangat segar terlihat. menyejukan mata yang memandang. dan tidak berapa lama saja kita telah dihadang oleh hamparan sawah. mari kita telusuri setiap garis sawah yang terhubung. setiap jejak yang kita ambil adalah cita-cita kita untuk tujuan yang telah kita rencanakan."alah.. bahasamu pin." :)


Menyusuri pematang sawah yang menghijau
Dan setiap berjalan dipematang sawah. udara yang tercium dan terpeluk oleh hidung dan paru-paru ini serasa menghilangkan kepenatan pikiran yang ada diotak ku. aku bebas.(tiba-tiba aku terbang dan meninggalkan mereka semua.(#khayal)



Mendekati Sungai pelus, dari kejauhan tampak rombongan lain yang aku kira tujuan mereka sama. ceburan ya mandi di situ. tapi rombongan mereka berbeda dengan rombongan kami.kalo rombongan mereka ada cewenya, kalo rombongan ku laki semua. haha #apasich?

okeh, ternyata mereka adalah rombongan mahasiswa unsoed. mungkin sedang refreshing otak juga. seperti kami. kita baikan. Setelah berbasa-basi sebentar kami mulai menyusuri aliran sungai. mencari tempat yang bagus/cocok/nyaman untuk ceburan. 


Menyusuri sungai pelus
Menyusuri aliran sungai pelus
Batuan cadas
Aliran air yang begitu bening menyejukkan hati nurani

Diperjalan yang begitu happy, kami bertemu dengan seorang bapak lupanya aku tidak menanyakan nama beliau. kelihatannya beliau sedang ngarit (mencari rumput.red) di sekitar aliran sungai.

Melihat sungai pelus ini aku sangat ngantuk. bukan-bukan..!!! aku bersemangat untuk mencari-cari, menulusuri tempat yang begitu indah bukan main ini. selalu setiap kali pergi ke suatu tempat yang asri penuh pepohonan yang aku rasakan adalah satu kata "Damai".


Landscape bebatuan sungai pelus

Setibanya di sungai pelus kami tidak langsung mandi. kami duduk dan foto-foto narsis. Begitu banyak rol film yang kami habiskan waktu itu. sampai ada yang kebakar film nya. haha.. nggak ding, emang masih jaman pake kamera manual. :)

Mas Tatang melakukan experimen yang begitu ciamik dan penuh pemikiran jenius dalam mengambil foto waktu itu. beliau (mas tatang.red) memanfaatkan genangan air yang tenang untuk mengambil gambar kita. jadi refleksi di airlah yang mendi titik focus/menariknya. oke banget kan? siapa dulu dong... Ipin.. eh... mas +Tangkas Pamuji ding. hehe..maap..maap. :)

Dan untuk hasil jepretannya bisa dilihat dimari :


Rumput diatas curug talang
Curug talang dan seorang model. wkwkwkw
Mas Uje sedang bersantai duduk diatas batu
Mas Tatang diantara rumput hijau berpose begitu ....akh sudahlah.
Ternyata ada Mas Wahyu dibalik batu
Refleksi air
Refleksi effect
Refleksi Mas Wahyu

Aliran sungai yang kami datangi ini tepat berada di atas curung talang. Tahu curug talang? udah pernah main? :) Nah dibawah curug talang ada curug Mropok. begitu. Dan tempat yang paling luas sendiri disini namanya kedung nila, bukan cuma paling luas, tapi paling dalam juga loh. menurut kakek yang lagi photo selfie di pinggir sungai pelus mencari rumput yang kami temui waktu itu dalamnya kedung nila itu sekitar 6 meter. lumayan dalam kan?


Kita akan pindah lokasi dan Mas Tatang entah apa yang sedang dilakukan dengan batang burus itu.
Sampai di tepi Waduk Nila, Mas Wahyu berpose cute :D
Ngaso di tepi waduk Nila
Waduk Nila
kami tidak langsung ceburan di kedung nila, tapi kami duduk2 aja. kedung nila cukup  luas , cukup nyaman kok buat tidur ceburan.

Ditengah asyik ceburan, dipinggir kali pelus tempat kita ceburan ada pohon burus atau pohon kecombrang. Sepertinya mas Tatang tertarik untuk meminta. mumpung ,masih ada kakek2 yang lagi cari rumput, jadilah mas Tatang minta pohon burus itu. katanya mau di masak dengan ayam.wah mau liat bagaimana mas Tatang memasak burus dengan ayam yang katanya lebih enak dari pada serundeng kelapa? coba chek dimari Gan 


Mas Tatang memegang batang pohon Burus
Saat paling asyik ceburan adalah saat kami mulai menantang satu sama lain untuk berani terjun dari ketinggian. disitulah andrenalin bergejolak. Dan mas Tatang paling jago soal ini.dia bisa loncat dengan salto (memutar tubuhnya diudara.red). aku sempat mau mencoba tapi gagal. huft..


Aku terjun ke kedung Nila
1..2...3...Byurr..!!!
Gaya pocong..hahaha.
Mas Tatang Nyebur
Duo Byur Byur Mas tatang dan Mas Hamdani
Awas Keplintir Mas tatang :D
Mas Djarwo nyebur
Mas Tatang Salto
Sekita satu jam lebih kami ceburan. tak terasa kami sidah mulai menggigil. Mas Djarwo dan mas Wahyu pun terlihat bergetar tubuhnya. mungkin sudah pasang mode getar.hehe.. Akhirnya kami putuskan untuk mengakhiri ceburan dan pindah ke kedung nila atau naik ke atas dimana rombongan mahasiswa unsoed berada.

Di kedung nila kami hanya duduk2 saja mengeringkan air yang tersisa. tapi mas tatang ingin mencoba sensasi loncat dari atas batu di kedung nila. Tidak mau kalah, akupun ikut loncat. 


Panorama Kedung Nila
Sampai kami putuskan untuk pulang, kami membuka bekal kami masing2 di pinggir kedung nila. Wah, mas tatang bawa duren. sejatinya aku bukan fanatik duren tapi kali ini aku sikat habis duren bawaan mas tatang. haha. Sebelum pulang kami mampir ke warung di penggokan deket rumah joglo. disitu kami makan. ya karena lapar. tapi aku ngggak makan karena pagi itu aku sempet sarapan di rumah. 


Relax Sob
Sayonara

Sekian cerita ku kali ini, semoga menginspirasi dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. :D Sampai jumpa di postingan berikutnya dan Salam Blogger!!!

Ini adalah video singkat yang aku buat :




2 comments:

Know us

Our Team

Tags

Video of the Day

Contact us

Name

Email *

Message *